Kamis, 13 Desember 2012

10 Fakta Fisika Yang Aneh

1. Jika matahari terbuat dari pisang.

Matahari panas karena beratnya yang luar biasa, sekitar bermiliar-miliar ton dan membuatnya menjadi inti tekanan kolosal. Tekanan besar menimbulkan temperatur besar. Jika matahari terbuat dari pisang, maka beratnya akan bermiliar-miliar ton dan memiliki efek yang sama dengan matahari.




2. Semua materi pembuat ras manusia dapat masuk dalam kotak gula.
Atom merupakan 99,9999999999999999% ruang kosong. Jika semua atom dipaksa bersatu dan menghilangkan ruang di antaranya seperti kotak gula, maka massanya sekitar 10 kali massa manusia hidup. Hal ini serupa yang terjadi pada bintang netron, massa super padat peninggalan supernova.




3. Peristiwa di masa depan dapat mempengaruhi peristiwa di masa lalu.
Keanehan dunia kuantum didokumentasikan. Tetapi keanehan itu semakin aneh. Menurut eksperimen fisikawan John Wheeler dan peneliti lain pada 2007, perubahan partikel masa kini dapat mengubah partikel pada masa lalu.




4. Hampir sebagian besar semesta menghilang
Kemungkinan terdapat lebih dari 100 miliar galaksi di kosmos. Setiap galaksi memiliki 10 juta bintang. Matahari kita memiliki berat bermiliar-miliar ton. Materi ini merupakan materi terlihat di semesta. Materi lain disebut 'materi gelap'. Materi ini masih butuh penjelasan dan tampaknya materi ini merupakan perluasan semesta.




5. Benda dapat bergerak lebih cepat dari cahaya.
Kecepatan cahaya konstan pada ruang hampa adalah 300 ribu km/detik, dan cahaya tak selalu melewati ruang hampa. Dalam air, foton bergerak sepertiga kecepatan awal. Dalam reaktor nuklir, beberapa partikel dipaksa bergerak dalam kecepatan tinggi bahkan lebih cepat dari cahaya.




6. Ada jumlah tak terbatas saat menulis dan membaca.
Menurut standar model kosmologi saat ini, jumlah semesta yang dapat dihitung pun tak ada batasnya seperti buih. Namun, jumlah kemungkinan sejarah terbatas karena jumlah peristiwa terjadi juga terbatas.




7. Lubang Hitam tidak hitam
Lubang hitam memang sangat gelap, tapi tak hitam. Mereka bersinar dan memberi sedikit spektrum cahaya, temasuk cahaya yang dapat dilihat.




8. Penjelasan mendasar dari semesta tak termasuk masa lalu, kini atau masa depan.
Menurut teori relativitas, tak ada hal seperti masa kini atau masa depan atau masa lalu. Bingkai waktu sangat relatif. Waktu kita sama karena kita bergerak pada kecepatan yang sama. Jika kita bergerak pada kecepatan berbeda, kita akan menemukan bahwa kita menua lebih cepat.




9. Partikel dapat mempengaruhi sisi lain semesta dalam sekejap.
Ketika elektron bertemu kembaran antimateri, keduanya akan hancur dalam kilatan energi dan dua foton akan terbang dari ledakan itu. Kembaran itu akan mulai berputar pada arah sebaliknya, dan secara instan kembaran di sisi lain semesta juga ikut berputar.




10. Semakin cepat bergerak, semakin berat
Jika Anda berlari dengan cepat, berat Anda akan bertambah. Tak permanen, tapi secara sesaat akan menambah sedikit berat. Menurut teori relativitas, massa dan energi adalah sama. Semakin banyak energi yang dikeluarkan, semakin berat massanya.


Sejarah Kartu Kuning dan Kartu Merah dalam Sepak Bola

Karena melakukan pelanggaran keras, kapten Argentina, Antonio Rattin, dikeluarkan oleh Kreitlein. Namun, Rattin tak paham apa maksud wasit asal Jerman itu. Dia pun tak segera meninggalkan lapangan.

Wasit Inggris yang ikut bertugas di pertandingan itu, Kn Aston, kemudian masuk ke lapangan. Dengan sedikit modal bahasa Spanyol, dia merayu Rattin untuk meninggalkan lapangan. Sebab, wasit yang memimpin pertandingan, Rudolf Kreitlein, memutuskan begitu. Karena hanya tahu bahasa Jerman dan Inggris, ia kesulitan menjelaskan keputusannya kepada Rattin.

Karena kasus ini, Ken Aston kemudian berpikir. Harus ada komunikasi universal yang bisa langsung diketahui semua orang, ketika wasit memberi peringatan kepada pemain atau mengeluarkannya dari lapangan. Sehingga, wasit tanpa harus membuat penjelasan dengan bahasa yang mungkin tak diketahui pemain.

Suatu hari, dia berhenti di perempatan jalan. Melihat traffic light (lampu lalu lintas), dia kemudian mendapatkan ide. Kemudian dia mengusulkan agar wasit dibekali kartu kuning dan merah. Kartu kuning untuk memberi peringatan keras atau sanksi ringan kepada pemain yang melakukan pelanggaran. Sedangkan kartu merah untuk sanksi berat dan pemain yang melakukan pelanggaran berat itu harus keluar dari lapangan.

Ide itu diterima FIFA. Pada Piala Dunia 1970, kartu kuning dan merah untuk pertama kalinya digunakan. Ironisnya, sepanjang Piala Dunia 1970 tak satu pun pemain yang terkena kartu merah. Hanya kartu kuning yang sempat dilayangkan. Sehingga, kartu merah tak bisa "pamer diri" di Piala Dunia 1970.

Meski ide itu datang dari wasit Inggris, namun negeri itu tak serta-merta menerapkannya di kompetisi mereka. Kartu merah dan kuning baru digunakan di kompetisi sepak bola Inggris pada 1976. Karena kemudian wasit terlalu mudah mengeluarkan kartu dan diprotes banyak pemain, maka penggunaannya sempat dihentikan pada 1981 dan 1987.

Yang menarik, ide ini diadopsi cabang olahraga hoki. Bahkan, di cabang ini menggunakan tiga warna kartu, seperti traffic light: hijau, kuning, dan merah. Hijau untuk peringatan, kuning untuk mengeluarkan pemain sementara waktu, dan merah untuk mengusir pemain secara permanen.

Pepatah

1. Bersatu kita teguh, bertiga kita Charlie’s Angles.
2. Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti di sate juga.
3. Bagai air di daun talas, kurang kerjaan banget ngamatin air di dedaunan.
4. Ada gula ada semut. Ada semut disemprot pake Baygon. Ada banyak semut mati.
5. Rajin mangkal, kaya.
6. Air tenang jangan disangka tak ada buaya, tapi ada ikan paus lagi tidur siang.
7. Bersatu kita teguh, bercerai kita ke Take Me Out.
8. Rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya, yg enak-enak pangkal paha, rame-rame pangkal-an ojek.
9. Ada ubi, ada talas. Ada budi, ada anduk.
10. Uang cucuran masyarakat jatuhnya ke DPR juga.
11. Semut diseberang lautan keliatan, gajah dipelupuk mata kelilipan.
12. Cinta di tolak, dukun beranak.
13. Jauh di mata, dekat di hati, boros di pulsa.
14. Sedikit demi sedikit lama lama bosan.
15. Bagai kejatuhan durian runtuh, baru kali ini ada orang kejatohan durian seneng.
16. Air susu dibalas dengan air kopi item, jadi kopi susu deh.
17. Bersatu kita teguh,bercerai kita masuk infotainment.
18. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, sama-sama berat mending dipaketin aja deh.
19. Air susu dibalas air supply.
20. Sambil menyelam minumnya tetap teh botol Sosro.
21. Sate padang sebelum hujan.
22. Buruk rupa, cermin pun disalahkan.
23. Ringan sama dipikul, berat minta bawain.
24. Single itu prinsip, jomblo itu nasib.
25. Wong ompong nyaring bunyinya.
26. Ke bukit sama mendaki, ke lurah bikin KTP.
27. Nasir sudah menjadi tukang bubur.
28. Dimana ada jalan, disitu banyak mobil.
29. Bagai kacang lupa atomnya.
30. Bagai buah Simalakama, tidak dimakan Ibu mati, dimakan Bapak kimpoi lagi.
31. Setinggi-tingginya bangau terbang, akhirnya jadi kecap juga.
32. Buruk muka gak masuk majalah.
33. Ada uang ada barang, ga ada uang rampok bank.
34. Jauh di angkot, dekat naik ojek.
35. Air beriak tanda ada yang tenggelam.
36. Lebih baik berputih tulang dari pada putih badan karena panuan.
37. Besar Pasal daripada Tilang.
38. Tua-tua keladi, udah tua jadi biang keladi.
39. Jangan ada janda diantara kita.
40. Air beriak tanda ada yang boker.
41. Tak kenal maka tak sayang, mau kenalan digampar pacar.
42. Ada udang dibalik tepung kentucky.
43. Bagai telur diujung handuk.
44. Bagaikan jemuran tertiup angin.
45. Malu bertanya, sesat di jalan. Banyak bertanya, dikira wartawan.
46. Anjing menggonggong, maling kulkas berlalu.
47. Habis kumis, cukur dibuang.
48. Malu berak, sesak di jalan.
49. Surga anak ada di telapak kaki Ibu, Surga bapak ada di antara kaki Ibu.
50. Sekali melambai, dua tiga banci mengikuti.

Sabtu, 08 Desember 2012

Keajaiban Huruf 'T'

Tatkala Temperatur Terik Terbakar Terus..
Tukang Tempe Tetap Tabah. "Tempe-tem peeee!" Teriaknya. Ternyata Teriakan Tukang Tempe Tadi Terdengar Tukang Tahu. Terpaksalah Teriakannya Tukang Tahu Tambah Tinggi, "Tahu…Tahu ... Tahuuuuuu… !"
"Tempenya Terbaik, Tempenya Terenak, Tempenya Terkenaaalll!!" Timpal Tukang Tempe. Tukang Tahu Tidak Terima, Teriak-teriak, "Tempenya Tengik, Tempenya Tawar, Tempenya Terjelekkk ... !!".
Tukang Tempe Tertegun, Terhenyak.
"Teplakkk… !" Tamparannya Tepat Terkena Tukang Tahu. Tapi Tukang Tahu Tidak Terkalahkan, Tendangannya Tepat Terkena Tulang Tungkai Tukang Tempe. Tukang Tempe Terjengkang Tumbang! Tapi Tukang Tempe Terus Tegak, Tatapannya Terhunus Tajam Terhadap Tukang Tahu. Tukang Tahu Tetap Tidak Terpengaruh Tatapan Tajam Tukang Tempe Tersebut. "Tidak Takut!!" Tantang Tukang Tahu. Tak Ternyana, Tangan Tukang Tempe Terkepal, Tinjunya Terarah, Terus, Tonjokannya Tepat Terkena Tukang Tahu, Tak Terelakkan ! Tujuh Tempat Terkena Tinjunya, Tonjokan Terakhir Telak Tepat Terkena Tulang. Tukang Tahu Terjerembab. "Tolong... Tolong... Tolooonggg ... !" Teriakan Tukang Tahu Terdengar Tinggi.
Tanpa Tunda-tunda, Tukang Tempe Teruskan Teriakannya, "Tempe... Tempe... Tempe...". Tetapi Tiba-tiba Terdengar Tembakan. Ternyata Tukang Tempe Tertembak Tentara Teroris. "Teretetet etetetetet etetetetet etetetet!!!" Tukang Tempe Terkapar Tertembak.
Tukang Tahu Tertegun, Tapi Terus Tertawa Terbahak- bahak ...

Minggu, 25 November 2012

Listrik Dalam Tubuh Manusia dan Tenaga Dalam


          Sebelum manusia mengenal listrik, ternyata Allah telah menggelarkan listrik dalam tubuh manusia secara sangat canggih, bahkan sejak dari dihadirkanNya manusia pertama di bumi. Sel-sel dalam tubuh manusia yang jumlahnya lebih dari satu triliun masing-masing mempunyai muatan listrik sebesar 90 mV dengan muatan positif diluar membran sel dan muatan negatif di dalamnya. Bila dapat dibuat hubungan seri dalam masalah listriknya antara satu sel dengan sel yang lain maka memang tubuh manusia mempunyai potensi yang sangat besar dalam menghasilkan tegangan listrik. Misalnya untuk menghasilkan tegangan 220 V (tegangan listrik rumah tangga) diperlukan hubungan seri 2500 sel saja, sedangkan tubuh manusia mengandung lebih dari 1 triliun sel. Apakah hal yang demikian dapat dilakukan dalam tubuh manusia? Entahlah. Tetapi memang ada diberitakan orang dapat menyalakan bola lampu hanya dengan memegang kutub-kutubnya, sehingga kiranya memang bukan hal yang sangat mustahil, sebab bahan bakunya memang telah tersedia dalam tubuh manusia itu sendiri.

          Pada sejenis belut yang disebut “Electric eel” (belut listrik), belut ini dapat mengembangkan perbedaan voltase yang cukup besar antara bagian kepala dan ekor, konon sampai 300 Volt, gunanya untuk menyengat lawan atau mangsanya. Hal ini menunjukkan bukti bahwa bukanlah hal yang mustahil bahwa struktur biologik dapat mengembangkan potensial listrik yang cukup tinggi.

Semua alat-alat tubuh manusia dalam menjalankan fungsinya selalu berkaitan dengan masalah listrik ini, khususnya saraf dan otot, termasuk otot jantung.

           Penyakit dapat menimbulkan gangguan listrik dalam tubuh, sebaliknya gangguan listrik pada sesuatu alat tubuh dapat menimbulkan gejala penyakit. Misalnya radang (selaput) otak dapat menimbulkan gangguan listrik pada otak sehingga menyebabkan terjadinya kejang-kejang; sebaliknya gangguan listrik pada otak dapat menimbulkan gejala penyakit misalnya epilepsi (ayan). Hal yang sama dapat terjadi baik pada otot maupun pada jantung, misalnya iskemia (kekurangan darah) atau infarct (kematian jaringan) otot jantung dapat menyebabkan gangguan tata listrik jantung, sebaliknya gangguan tata listrik jantung dapat menimbulkan gangguan irama denyut jantung (extra systole).

Sudah sejak lama dunia Kedokteran memanfaatkan peristiwa listrik tubuh ini untuk keperluan diagnostik misalnya pencatatan peristiwa listrik :
otak yang disebut Elektroensefalografi (EEG).
jantung yang disebut Elektrokardiografi (EKG/ECG).
otot yang disebut Elektromyografi (EMG).

          Hal tersebut diatas dikemukakan oleh karena ada disebut- sebut bahwa tenaga dalam ditimbulkan sebagai hasil dari pengaturan tata listrik dalam tubuh yang kemudian menghasilkan medan elektromagnetik yang mengelilingi tubuhnya. Bila memang demikian masalahnya maka adanya medan elektromagnetik tersebut diatas tentulah akan dapat dibuktikan berdasarkan hukum-hukum fisika. Contoh : sebuah kumparan kawat listrik yang diletakkan dekat pada sebuah kompas; bila kumparan itu kemudian dihubungkan dengan sumber arus listrik searah (batu batere, accu), maka akan segera terbentuk medan elektromagnetik sekitar kumparan itu. Bersamaan dengan terbentuknya medan elektromagnetik, maka jarum kompas (jarum kompas tiada lain ialah sebuah magnet) akan menunjukkan pergerakan. Makin kuat sumber arusnya makin kuat dan luas medan elektromagnetik yang terbentuk dan makin besar terjadinya pergerakan jarum kompas itu. Demikian juga dalam hal jaraknya; makin dekat letak kompas terhadap kumparan makin besar pergerakan jarum kompas itu yang terjadi. Akan tetapi ada satu posisi tertentu di mana jarum kompas dapat sama sekali tidak bergerak berapapun besar arus listrik yang dialirkan melalui kumparan, yaitu bilamana posisi kumparan kawat itu sedemikian rupa sehingga arah medan elektromagnetik yang dihasilkan kumparan tepat sama dengan arah medan magnetik yang dihasilkan oleh jarum kompas itu.

          Sekarang marilah kita tinjau bagaimana bila jarum kompas itu kita ganti dengan jarum baja biasa. Dengan sendirinya jarum itu tidak akan menunjukkan arah utara-selatan dan iapun tidak memperlihatkan pola kepekaan tertentu terhadap adanya perubahan medan (elektro)magnetik yang terjadi di sekelilingnya, misalnya yang berasal dari kumparan tersebut diatas atau yang berasal dari sesuatu magnet lain yang diletakkan di dekatnya. Akan tetapi bila jarum baja biasa itu kemudian kita gosok-gosokkan ke pada sebuah magnet yang lebih besar secara teratur/searah, atau diperam (dimasukkan ke) dalam rongga kumparan itu yang dialiri arus listrik searah dan dibiarkan untuk beberapa waktu, maka jarum baja biasa itu sekarang akan berubah menjadi jarum (yang mempunyai sifat-sifat) magnet dan akan berperilaku sebagaimana halnya sebuah jarum kompas, artinya iapun akan dapat menunjukkan arah utara-selatan dan akan peka pula terhadap adanya perubahan medan elektromagnetik yang terjadi di sekelilingnya.

          Jadi apa sesungguhnya perbedaan antara jarum baja biasa dengan jarum (baja magnet) kompas? Perbedaannya terletak pada tata letak molekul-molekul besi baja itu sendiri. Pada besi baja magnet, letak molekul-molekul besi baja itu (molekul besi/baja memang telah mempunyai sifat dasar magnet) sebagian besar atau seluruhnya adalah teratur, artinya kutub-kutubnya terletak pada arah yang sama, sehingga “ke luar” ia dapat mewujudkan dirinya sebagai sebuah magnet. Sedang pada jarum baja biasa arah kutub-kutub molekulnya simpang siur tidak teratur, sehingga “ke luar” ia tidak dapat mewujudkan dirinya sebagai sebuah magnet. Dengan digosok-gosokkan pada sebuah magnet atau diletakkan dalam rongga kumparan yang dialiri arus listrik searah, maka arah kutub-kutub molekulnya dibuat menjadi searah dan berubahlah ia menjadi jarum magnet. Jadi sifat magnet pada dasarnya memang sudah ada pada setiap besi atau baja. Pada besi lunak (bukan baja) sifat magnet tidak dapat bertahan lama oleh karena molekul-molekulnya mudah berputar. Makin keras besi itu, artinya makin baik sifat bajanya, makin lama sifat magnet dapat bertahan, akan tetapi diperlukan waktu yang lebih lama pula untuk proses pembuatan magnetnya. Artinya baja mempunyai potensi menjadi magnet yang lebih baik dari pada besi lunak.

          Apa relevansi uraian tersebut di atas dengan tenaga dalam? Masalah tenaga dalam kiranya analog dengan uraian tersebut di atas yaitu bahwa pada dasarnya semua orang mempunyai tenaga dalam, hanya saja tenaga dalam pada manusia biasa yang belum diolah masih dalam arah yang simpang-siur sehingga tidak “muncul ke luar”. Tetapi bila kemudian diolah (melalui olahraga tenaga dalam) dan “dibuka” (oleh orang bertenaga dalam yang telah mampu) dan selanjutnya proses demikian diulang-tingkatkan (diulang dan ditingkatkan) lebih lanjut, maka keadaannya adalah ibarat besi lunak yang secara bertahap diolah menjadi baja dan pada setiap akhir tahap pengolahan diperkuat sifat magnetnya. Demikianlah maka dengan melalui proses yang kira-kira serupa dapatlah dikembangkan tenaga dalam pada seseorang dan jadilah ia kini memiliki tenaga dalam yang “telah mewujud”.

          Dalam kaitan dengan proses tersebut di atas, kiranya memang sangat beralasan adanya syarat minimal telah menjalani sekian kali latihan (18x) pada setiap tingkat, sebelum diizinkan mengikuti ujian kenaikan tingkat berikutnya (di”buka” lebih lanjut).Selanjutnya sebagaimana halnya jarum baja yang telah dibuat jadi magnet menjadi peka terhadap hal-hal yang bersifat (elektro)magnetik, maka orang yang “telah” memiliki tenaga dalampun menjadi peka terhadap adanya getaran-getaran yang bersifat tenaga dalam baik yang berasal dari manusia ataupun sumber-sumber lainnya yang bersifat nyata maupun yang bersifat ghaib.

          Orang yang sedang di”buka” adalah ibarat jarum baja yang sedang diperam dalam kumparan kawat arus listrik searah atau ibarat sedang digosok-gosokkan ke pada sesuatu magnet agar letak molekul-molekulnya menjadi teratur dan searah, atau dengan perkataan lain arah molekul-molekulnya sedang dibuat menjadi “sinkron”. Demikianlah memang pengertian di”buka” lebih tepat bila diartikan di”sinkron”kan, oleh karena pengertian di”buka” memang sering diasosiasikan ke pada adanya “sesuatu” yang dimasukkan ke dalam diri orang yang di”buka” oleh orang yang mem”buka”, sedangkan sesungguhnya tidak ada sesuatu apapun yang dimasukkan oleh yang mem”buka” ke dalam diri orang yang di”buka”.

          Antara listrik dan magnet memang terdapat hubungan yang sangat erat yaitu dari listrik dapat dibuat magnet dan sebaliknya dari magnet dapat dibuat listrik, sehingga kiranya bukanlah hal yang sangat mustahil bila ada teori yang mengatakan bahwa tenaga dalam adalah gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh seseorang yang telah berhasil men”sinkron”kan sumber-sumber listrik didalam dirinya melalui olahjiwa dan olahraga tenaga dalam. Bila teori tersebut di atas dapat diterima, maka masalah selanjutnya ialah bagaimana mekanismenya maka orang yang bermaksud jahat akan terpental oleh pengaruh tenaga dalam orang yang akan diserangnya ?

          Telah dikemukakan bahwa semua aktivitas fisiologis dalam tubuh manusia berhubungan dengan peristiwa listrik. Penyerang dengan emosinya yang berkobar dan maksud jahatnya untuk mencelakakan yang akan diserang, akan mempolakan cara menyerang dalam otaknya dan kemudian mewujudkannya dengan pengerahan kekuatan otot yang cukup besar. Kesemuanya ini berkaitan dengan peristiwa listrik dalam tubuhnya. Makin kuat emosinya dan makin keras upayanya untuk mencelakakan makin besar terbangkitnya peristiwa listrik dalam tubuhnya. Pembangkitan peristiwa listrik dalam tubuh yang diluar kebiasaannya ini akan menghasilkan gelombang elektromagnetik yang berbeda arah dengan gelombang elektromagnetik orang bertenaga dalam yang akan diserang, akibatnya ialah gelombang elektromagnetik penyerang mengalami perubahan (terinduksi), dengan akibat lebih lanjut menjadi kacaunya peristiwa listrik dalam tubuhnya, dengan akibat lebih lanjut lagi yaitu menjadi kacaunya gerakan menyerangnya, yang wujudnya ialah menjadi terpentalnya penyerang tersebut. Keadaannya kiranya sama dengan jarum kompas yang didekatkan dengan letak yang tidak sesuai dengan arah gelombang elektromagnetik kumparan tersebut di atas, yang akan menyebabkan jarum kompas itu bergerak.

           Bila orang yang diserang tidak mempunyai tenaga dalam, peristiwa tersebut di atas tidak akan terjadi oleh karena orang yang tidak mempunyai tenaga dalam tidak memancarkan gelombang elektromagnetik. Lalu pertanyaan berikutnya ialah : Mengapa bukan orang yang bertenaga dalam yang mental oleh pengaruh gelombang elektromagnetik orang yang menyerang? Hal itu pada umumnya tidak akan terjadi oleh karena orang yang akan diserang biasanya berada dalam posisi tubuh yang lebih stabil dan akan lebih baik lagi bila orang itu juga berada dalam kondisi emosional yang tenang. Di samping itu gelombang elektromagnetik orang yang bertenaga dalam adalah lebih besar, sudah mapan dan mantap (selalu ada) dibandingkan dengan gelombang elektromagnetik “bangkitan sewaktu” dari orang yang sedang beremosi. Makin besar tenaga dalam yang dimiliki orang yang akan diserang, makin tebal selubung gelombang elektromagnetiknya, sehingga semakin sulit bagi penyerang untuk mendekati orang yang akan diserangnya. Ibaratnya jarum kompas (apalagi jarum kompas “bangkitan sewaktu”) tidak akan mampu menggerakkan besi magnet dan semakin besar magnet itu maka jarum kompas yang didekatkan kepadanya sudah bergerak walaupun jaraknya masih jauh.

          Kalau orang tersebut tidak bermaksud menyerang, sekalipun ia mengerahkan kekuatan otot yang cukup besar, gerakannya tidak akan menjadi kacau oleh karena arah gelombang elektromagnetiknya searah dengan gelombang elektromagnetik orang yang mempunyai tenaga dalam tersebut. Keadaannya sama dengan jarum kompas yang terletak dekat pada kumparan kawat dengan arus listrik searah dengan posisi sedemikian rupa sehingga arah gelombang elektromagnetik kumparan sama dengan arah gelombang magnetik jarum kompas itu, sebagaimana telah dikemukakan dibagian depan. Pertanyaan selanjutnya ialah bagaimana bila si penyerang itu juga bertenaga dalam? Nah perlu diketahui bahwa sesama tenaga dalam adalah gelombang elektromagnetik yang searah sehingga tidak akan saling berbenturan. Yang akan berbenturan ialah gelombang elektromagnetik “bangkitan sewaktu” hasil dari luapan emosi seseorang terhadap gelombang elektromagnetik tenaga dalam orang lain.

          Perlu diingat pula bahwa orang-orang bertenaga dalam Satria Nusantara adalah (haruslah) orang-orang yang mampu mengendalikan diri (latihan pengendalian 1 s/d 10), sabar dan selalu ingat ke pada Allah (dzikir), karena sesungguhnya Allah maha Penyabar. Pertanyaan selanjutnya ialah bagaimana orang yang bertenaga dalam dapat menjadi peka dan dapat mendeteksi kehadiran makhluk halus? Untuk menjelaskan hal ini diperlukan sedikit ulasan yang masih bersifat hipotetis. Awal dari hipotesa ini mengacu kepada apa yang dikemukakan oleh Pembina Utama Satria Nusantara pada waktu diselenggarakan diskusi Ilmiah dalam rangka pemusatan latihan Nasional di Denpasar Bali. Dalam kesempatan diskusi itu ada dikemukakan antara lain bahwa mahluk halus tidak boleh di”tembak”, sebab kalau ditembak dia akan hancur tetapi tidak mati dan mungkin akan menjadi dendam kepada kita atau anggota keluarga kita.

         Terhadap kita yang mempunyai tenaga dalam memang tidak ada masalah, akan tetapi terhadap anggota keluarga kita yang tidak memiliki tenaga dalam dapat menjadi masalah. Kemudian pada suatu kesempatan yang lain Pembina Utama pernah pula menceriterakan kepada penulis akan adanya seorang anggota SN yang di”adu” kepekaannya dalam mendeteksi adanya sesuatu mahluk halus dengan sebuah alat elektronik yang dimiliki seorang warga negara Barat. Dalam peristiwa itu diceriterakan bahwa mula-mula anggota SN itu lebih dahulu mendeteksi di mana ada mahluk halus, kemudian pada tempat-tempat di mana menurut Anggota SN itu ada mahluk halus lalu alat elektronik itu diarahkan ke tempat itu. Ternyata pada tempat-tempat di mana menurut anggota SN itu ada mahluk halus, alat elektronik itu “hidup”, sedangkan pada tempat-tempat yang menurut anggota SN itu tidak ada mahluk halusnya, alat elektronik itu tidak mau “hidup”.

         Selanjutnya kita juga sudah mengetahui bahwa tenaga dalam dapat dipancarkan, dan bahkan dapat dipindahkan, dapat dipergunakan untuk “memagari” sesuatu benda atau ruangan tertentu. Bila pancaran itu diarahkan pada seseorang yang peka, maka ia dapat merasakan berbagai sensasi, misalnya rasa suhu (panas atau dingin). Pancaran suhu (panas) misalnya dari api unggun atau dari matahari memang merupakan pancaran gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang tertentu. Kita memang juga mengenal alat elektronik rumah tangga yang menggunakan gelombang elektromagnetik micro (micro wave oven) yang dapat memanaskan makanan dalam waktu yang sangat singkat. Juga kita kenal alat kedokteran elektronik untuk fisioterapi yang disebut alat UKG = ultra korte golf (ultra short wave) yang juga memberikan rasa panas. Ini sekedar contoh bahwa memang ada juga gelombang elektromagnetik yang menghasilkan panas tanpa dapat dilihat pancaran cahayanya oleh manusia (pada umumnya).

          Selain itu dari informasi yang diberikan oleh manusia Kirlian yaitu manusia yang dikaruniai kelebihan sehingga dapat melihat cahaya-aura, dikemukakan bahwa orang bertenaga-dalam itu mengeluarkan cahaya dan bahwa cahaya itu berubah warna maupun kekuatan pancarannya, tergantung pada perubahan niat atau maksud pemancar tenaga dalam yang bersangkutan.

         Selain itu, dalam rangka Semiloka Pengobatan Tenaga dalam di Surabaya tgl 5-6 Desember 1992 yang lalu, yaitu pada waktu penulis mengikuti sidang kelompok I yaitu kelompok yang mencoba mengidentifikasi apa itu Tenaga Dalam, seorang peserta dalam kelompok itu mengemukakan bahwa ia dapat menidurkan seseorang yang berada di Jakarta dari tempat tinggalnya di luar Jakarta, setelah orang itu diinterlokal dulu untuk siap menerima getaran gelombang yang dikirimkannya. Kemudian yang bersangkutan menelpon lagi ke Jakarta untuk mengecek dan ternyata memang orang itu tertidur. Kemudian dari jarak jauh itu pula orang itu lalu dibangunkan dan sekali lagi dicek melalui telepon interlokal dan ternyata orang itupun menjadi bangun kembali.

          Menurut informasi yang pernah penulis dengar, hal serupa juga sudah dilakukan oleh Pembina Utama bila mem”buka” angkatan pra-dasar di Negeri Belanda, juga setelah lebih dahulu melakukan hubungan telepon Internasional untuk menyesuaikan waktu dan menentukan saat acara pem”buka”an termaksud. Demikianlah maka dalam hal ini terjadilah hubungan seperti apa yang seringkali dikemukakan oleh Pembina Utama SN yaitu adanya hubungan sebagaimana halnya pemancar dan penerima. Artinya harus ada kesesuaian dari penerima terhadap macam dan saat getaran dikirimkan oleh si Pemancar. Sebagaimana telah dikemukakan di atas, di dalam tubuh manusia memang terdapat sumber listrik. Dengan adanya sumber listrik maka memang dapat dibuat pemancar maupun penerima. Demikianlah maka menusia memang dapat membuat dirinya menjadi pemancar maupun penerima tergantung pada apa yang menjadi niatnya pada waktu itu.

          Jadi apa yang dapat disimpulkan dari berbagai informasi tersebut di atas ? Dari informasi-informasi tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa Tenaga Dalam adalah : suatu getaran atau gelombang elektromaganetik, dapat dipancarkan atau di”tembak”kan, pancarannya dapat dirasakan sebagai rasa suhu (panas atau dingin),dapat meng”gumpal” seperti halnya awan dan/atau dapat di”rentangkan” mengelilingi suatu benda, mahluk hidup atau suatu wilayah tertentu, dapat di”huni” oleh mahluk halus, artinya bahwa mahluk halus itu sebenarnya juga memerlukan “jasad” dan jasad itu ialah berupa “segumpal” gelombang elektromagnetik sehingga dapat dideteksi oleh orang-orang bertenaga-dalam dan bahkan oleh alat elektroniknya orang Barat tersebut di atas, gelombang elektromagnetik tenaga dalam dapat berubah-ubah panjangnya sesuai dengan niat yang bersangkutan, sehingga warna cahaya yang dipancarkannya akan berubah sesuai dengan panjang gelombangnya, karena sesungguhnya cahaya adalah juga gelombang elektromagnetik. Namun perlu diingat bahwa spektrum (panjang gelombang) warna cahaya tenaga dalam ini berada di luar spektrum warna cahaya biasa, sehingga hanya dapat dilihat oleh manusia- manusia Kirlian,  gelombang getaran tenaga dalam dapat dipancarkan dan dapat diterima dari jarak jauh.

          Hal ini lebih mencerminkan lagi bahwa gelombang getaran tenaga dalam adalah gelombang elektromagnetik yang frekuensinya, jadi berarti panjang gelombangnya dapat diubah-ubah tergantung pada apa yang menjadi niat dari “pemancar”nya, seperti halnya gelombang elektromagnetik siaran radio dan/atau televisi.

           Demikianlah maka orang-orang yang rajin melakukan shalat, shalat tahajud serta berdzikir secara khusyu’ yang merupakan wujud adanya pemusatan pikiran yang sungguh-sungguh, dan juga yang dilakukannya sewaktu melakukan latihan SP-SN, sangat tidak mustahil bila ia juga dapat ikut menyadap dan menyerap pancaran- pancaran tenaga-dalam yang lazim disebut sebagai pancaran-pancaran tenaga kosmis yang bertebaran di alam semesta ini. Namun tenaga macam apa yang akan diperolehnya tentu saja akan tergantung kepada apa yang menjadi niatnya, karena niat ini pula yang akan menentukan panjang gelombang (jenis) tenaga dalam yang akan terserap. Ibaratnya : Antara Pemancar dan Penerima harus berada pada panjang gelombang yang sama.

           Akan tetapi tidak semua jenis getaran (panjang gelombang) Tenaga Dalam dapat diterima dan/atau dipancarkan oleh seseorang, karena hal ini ditentukan oleh kualitas masing-masing orang, yang merupakan ciri bawaan orang seorang. Karena itu berniat dan berdoalah secara khusyu’ sebelum setiap melakukan latihan SP-SN karena hal ini memang sangat perlu dilakukan. Dan selanjutnya berdzikirlah dalam jurus-jurus sekuat kemampuan konsentrasi kita agar kita dapat menyerap sebanyak mungkin getaran-getaran Tenaga Dalam di alam semesta karunia Allah bagi kita. Sedangkan mengenai apa yang akan kita peroleh dan seberapa banyak kita akan memperoleh kelebihan-kelebihan itu dari orang lain, sesungguhnya Allah yang menentukan. Karena itu berserah-dirilah kepadaNya, karena sesungguhnya Ia maha kuasa atas segala-galanya.

          Demikianlah sedikit informasi tentang masalah listrik dalam tubuh manusia serta analisa sederhana yang berhubungan dengan teori yang mengatakan bahwa Tenaga Dalam adalah gelombang elektromagnetik dan bagaimana kaitannya dengan peristiwa faal dalam tubuh, sekiranya memang benar Tenaga Dalam itu berhubungan dengan masalah listrik dalam tubuh dengan medan elektromagnetiknya. Apakah memang demikian masalahnya? Entahlah, mudah-mudahan ada ahli-ahli bersangkutan yang berminat untuk membuktikannya. Tenaga Dalam menurut analisa Ilmu Faal (dari sudut Medis-Fisiologis) adalah : ketegaran, ketahanan dan vitalitas sel-sel tubuh, yang diperoleh melalui mekanisme pelatihan yang bersifat hypoxic-anaerobic dari Seni Pernafasan Satria Nusantara.

          Dengan semakin tegar, tahan dan vitalnya sel-sel tubuh, maka kondisi bio-listrik setiap sel pun menjadi semakin kuat dan stabil. Demikianlah maka bermula dari adanya listrik di dalam tubuh yang memang secara ilmiah telah dapat dibuktikan keberadaannya, dapatlah kemudian “dikembangkan” Tenaga Dalam yang secara teoritis merupakan getaran (gelombang) elektromagnetik yang mempunyai sifat-sifat sebagaimana telah dikemukakan (dihipotesakan) tersebut di atas. Dengan semakin berlanjutnya latihan yang dilakukan, maka Tenaga Dalam yang dapat dikembangkan pun menjadi semakin kuat. Akan tetapi ada satu hal sangat penting yang selalu harus dilakukan dan karena itu tidak boleh dilupakan yaitu : niat dan konsentrasi, karena inilah yang akan menentukan kadar peningkatan Tenaga Dalam yang akan diperolehnya.

           Demikian pula dalam hal memanfaatkan Tenaga Dalam, maka niat dan konsentrasi pula yang akan menentukan kadar keberhasilannya. Misalnya pemanfaatan Tenaga Dalam untuk membuat pagar/perlindungan dan atau untuk penyembuhan. Oleh karena itu dalam setiap latihan Olah Tenaga Dalam, maka niat pada setiap mengawali dan konsentrasi selama melakukan latihan sangat perlu untuk selalu ditekankan, oleh karena sesungguhnya untuk dapat melakukan niat yang berlanjut pada konsentrasi, apalagi yang berlangsung lama, memerlukan pula latihan-latihan khusus. Hal ini tentu saja sangat penting bagi mereka yang ingin memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya dari latihan yang dilakukannya.

          Latihan (gerakan-gerakan) nafas duduk dan latihan (gerakan-gerakan) jurus merupakan olahraga, sedangkan latihan (membiasakan diri) berniat pada setiap mengawali sesuatu kegiatan (latihan) dan berkonsentrasi yang menyertainya selama melakukan latihan merupakan olahjiwa. Oleh karena itu maka Olah Seni Pernafasan Satria Nusantara memang adalah sesungguhnya Olah Manusia seutuhnya, karena ia secara bersamaan mengolah raga dan mengolah jiwa. Bukanlah hal yang tidak penting untuk secara sadar melakukan latihan “berniat” dan “berkonsentrasi” ini, oleh karena orang memang sering lupa untuk “berniat” dalam setiap hendak melakukan sesuatu, apalagi berniat sambil berucap “dengan nama Allah – bismillah” dalam setiap mengawali sesuatu kegiatan adalah sangat-sangat penting bagi kita karena semua kegiatan kita akan menjadi bernilai ibadah.

          Demikian pula halnya dengan konsentrasi, yang merupakan hal yang sangat penting untuk menyertai setiap kegiatan yang kita lakukan. Tanpa kemampuan konsentrasi yang tinggi, maka tingkat keberhasilan semua usaha kita akan selalu lebih rendah dari pada bila disertai konsentrasi yang lebih tinggi. Misalnya belajar yang tidak disertai konsentrasi yang tinggi, akan menghasilkan prestasi yang lebih rendah. Orang yang tidak mampu berkonsentrasi dengan baik, akan mudah terganggu dalam hal belajar maupun bekerjanya. Oleh karena itu, niat dan konsentrasi memang memerlukan pelatihan pula dan oleh karena itu pula maka masalah niat dan konsentrasi ini selalu perlu ditekankan pada setiap akan melakukan latihan, yang dilanjutkan dengan mewujudkannya dalam dzikir selama melakukan jurus-jurus maupun dalam waktu-waktu di antaranya. Karena itu adalah memang sangat tepat bila selama latihan para peserta tidak dibenarkan untuk bercakap-cakap, bergurau atau melakukan hal-hal lain yang tidak perlu kecuali untuk menanyakan dan atau mendiskusikan hal-hal yang sifatnya untuk meningkatkan mutu latihan dan mutu hasil latihan itu sendiri.

          Satu hal yang harus selalu diingat ialah bahwa segala Ilmu adalah ciptaan Allah dan karena itu berasal dari Allah karena hanya Allah Sang Pencipta itu dan hanya dengan izin Allah pula maka Ilmu itu dapat kita miliki. Oleh karena itu berdzikirlah sekhusyu’ mungkin selama berlatih, oleh karena hanya orang yang dekat dan dipercaya oleh Allah yang akan mendapat izin untuk menggunakan sebagian dari tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan Allah, yang karena itu tidak akan mungkin dikalahkan oleh golongan orang-orang yang menggunakan Ilmu-Nya untuk kemusyrikan. Amin.

Fakta Unik Tentang Sir Isaac Newton

Tau gak kalau ternyata Sir Isaac Newton itu..

1. Terlahir Prematur 

Isaac Newton lahir sebelum waktunya alias prematur. 
Ketika lahir, ia bahkan diperkirakan tidak akan bertahan karena tubuhnya yang sangat kecil. 

2. Hampir Menjadi Petani 
Newton terlahir di keluarga petani. Ketika menginjak usia 17 tahun, ibu Isaac Newton bersikeras agar ia menjadi petani. 
Jika bukan karena pamannya, ia tidak akan pernah berkuliah di Universitas Cambridge. 

3. Merahasiakan Penemuan 
Isaac Newton tidak langsung mempublikasikan penemuannya. 
Kebanyakan teorinya ditemukan ketika ia berumur 20an dan baru dipublikasikan beberapa tahun kemudian. 

4. Newton dan Apel 
Tentu kita sering mendengar kisah terkenal ini : 
bahwa Isaac Newton sedang berjalan di taman, di bawah pohon apel dan melihat jatuhnya sebuah apel yang menginspirasinya menemukan teori gravitasi. 
Padahal Newton sendiri mengatakan bahwa ia sedang di dalam rumah ketika ia melihat dari jendela sebuah apel jatuh dari pohonnya. 

5. Seorang Alkemis. 
Newton diam-diam mempelajari cara mengubah emas dan perak dari logam dasar. 
Rahasia ini ia sembunyikan karna pada zamannya, mempelajari hal tersebut dilarang. 

6. Sangat religius. 
Walau banyak yang menggunakan teori Newton untuk mempertanyakan eksistensi Tuhan, dan walau ia tidak mempercayai eksistensi arwah dan hantu, Newton sendiri adalah seorang yang sangat religius. 
Ia pernah berkata, "Gravitasi mampu menjelaskan pergerakan planet-planet, tetapi gravitasi tidak mampu menjelaskan siapa yang menggerakan planet tersebut. Tuhan mengendalikan segalanya, dan tau apa yang bisa atau tidak bisa dilakukan" 

7. Satu kalimat sebagai politisi. 
Newton menjadi anggota parlemen selama satu tahun (1689-1690). 
Hanya satu kalimat yang ia ucapkan sebagai seorang politisi. Ia meminta seseorang untuk menutup jendela yang terbuka!! 

Minggu, 10 Juni 2012

Doraemon Soundtrack (Cover Version)

Aku ingin begini.. Aku ingin beganu..
Ingin ini, ingin anu, banyak ceqaliwh..

Cemuwwah.. cemuwwah.. cemuuuaaah..
Dapat diceburkan..
Dapat diceburkan dengan kantong semen ajaib..

Aku ingin.. jatuh bebas dari angkasa..
Hey.. nyangkut di bambu..

Ga.. ga.. ga..
Aku galau sekali.. Doranyemot..
Ga.. ga.. ga..
Aku galau sekali.. Doranyemot..

Kamis, 07 Juni 2012

Istilah Malaysia Yang Bikin Orang Indonesia Ngakak

INDONESIA : Kementerian Hukum Dan HAM
MALAYSIA : Kementerian Tuduh Menuduh
INDONESIA : Kementerian Agama
MALAYSIA : Kementerian Tak Berdosa.
INDONESIA : Angkatan Darat
MALAYSIA : Laskar Hentak-Hentak Bumi
INDONESIA : Angkatan Udara
MALAYSIA : Laskar Angin-Angin
INDONESIA : `Pasukaaan Bubar Jalan !!!'
MALAYSIA : `Pasukaaan Cerai Berai !!!'
INDONESIA : Merayap
MALAYSIA : Bersetubuh Dengan Bumi
INDONESIA : Rumah Sakit Bersalin
MALAYSIA : Hospital Korban Lelaki
INDONESIA : Telepon Selular
MALAYSIA : Talipon Bimbit
INDONESIA : Pasukan Terjung Payung
MALAYSIA : Aska Begayut
INDONESIA : Belok Kiri, belok kanan
MALAYSIA : Pusing Kiri, pusing kanan
INDONESIA : Departemen Pertanian
MALAYSIA : Departemen Cucuk Tanam
INDONESIA : 6.30 = jam setengah tujuh
MALAYSIA : 6.30 = jam enam setengah
INDONESIA : Gratis bicara 30menit
MALAYSIA : Percuma berbual 30minit
INDONESIA : Tidak Bisa
MALAYSIA : Tak Boleh
INDONESIA : WC
MALAYSIA : Tandas
INDONESIA : Satpam/Sekuriti
MALAYSIA : Penunggu Maling
INDONESIA : Aduk
MALAYSIA : Kacau
INDONESIA : Di Aduk Hingga Merata
MALAYSIA : Kacaukan Tuk Datar
INDONESIA : 7 Putaran
MALAYSIA : 7 Pusingan
INDONESIA : Imut-imut
MALAYSIA : Comel Benar
INDONESIA : Pejabat Negara
MALAYSIA : Kaki Tangan Negara
INDONESIA :Bertengkar
MALAYSIA : Bertumbuk
INDONESIA : Pemerkosaan
MALAYSIA : Perogolan
INDONESIA : Pencopet
MALAYSIA : Penyeluk Saku
INDONESIA : Joystick
MALAYSIA : Batang senang
INDONESIA : Tidur siang
MALAYSIA : Petang telentang
INDONESIA : Air Hangat
MALAYSIA : Air Suam
INDONESIA : Terasi
MALAYSIA : Belacan
INDONESIA : Pengacara
MALAYSIA : Penguam
INDONESIA : Sepatu
MALAYSIA : Kasut
INDONESIA : Ban
MALAYSIA : Tayar
INDONESIA : Remote
MALAYSIA : Kawalan jauh
INDONESIA : Kulkas
MALAYSIA : Peti sejuk
INDONESIA : Chatting
MALAYSIA : Bilik berbual
INDONESIA : Rusak
MALAYSIA : Tak sihat
INDONESIA : Keliling Kota
MALAYSIA : Pusing Pusing ke Bandar
INDONESIA : Tank
MALAYSIA : Kereta kebal (suntik kale..)
INDONESIA : Kedatangan
MALAYSIA : Ketibaan
INDONESIA : Bersenang-senang
MALAYSIA : Berseronok
INDONESIA : Bioskop
MALAYSIA : Panggung wayang
INDONESIA : Rumah sakit jiwa
MALAYSIA : Gubuk Gila
INDONESIA : Dokter ahli jiwa
MALAYSIA : Dokter Gila
INDONESIA : Narkoba
MALAYSIA : Dadah
INDONESIA : Pintu darurat
MALAYSIA : Pintu kecemasan
INDONESIA : Hantu pocong
MALAYSIA : Hantu bungkus

Selasa, 17 April 2012

Diet Hewan Ternyata Menyesatkan Manusia

Jangan PERCAYA yah kalau ada yang bilang :


"Sayur dan Buah Itu Bisa Bikin LANGSING "

Buktinya : Gajah, Badak, Kingkong makannya Sayur dan Buah.
Dan lihat badan Mereka sebesar apa tuh....????? 

Jangannnnnn Percaya juga,



"Dengan Berenang Katanya Bisa Bikin KURUS."

Sudah pernah lihat ikan Paus ???? 
Lihat Bodynya nggak umum Kaaannn....!!!! 

Jangan percaya juga kebanyakan Makan yang Manis-manis bisa bikin GEMUK..... 
Nyatanya Semut doyan Gula dari jaman purba sampe sekarang badannya segitu-segitu aja. 
Nggak Gemuk-gemuk apalagi Gede 

Ayooo.....Rame-rame mulai sekarang ngga perlu DIET lagi, Hajarrrrrrrr!!!!!

Senin, 16 April 2012

Tips UN

# Jangan mandi, biar pengawasnya ga mau deket-deket.
# Nyontek gak apa-apa asalkan dari sumber yang ada cap logo 'HALAL'.
# Maju tak gentar, menyontek yang benar.
# Jawab soal yang menurut kamu gampang lebih dulu. Kalo semua susah, tabahlah.

# Inget jangan lupa boker, biar ga nahan be*ak pas ujian.
# Pinjem kantong ajaibnya Doraemon, jangan pinjam ranselnya Dora The Explorer.

# Bawa hp 2.. yang 1 jelek, yang 1 bagus, kalo disita, kasih yang jelek, pake yang bagus.
# Disaat ragu, perhatikan huruf yang bersinar.
# Bawa pensil 2, hematlah waktu dengan menggunakan 2 tangan. Otak kanan untuk tangan kiri, otak kiri untuk 
tangan kanan (dibalik juga boleh).

# Jangan lupa minum tolak angin sebelum ujian dimulai, orang pinter selalu minum tolak angin.
# Inget! Lingkaran jawaban itu dibuletin, bukan dicoblos!
# Kalo ga bisa jawab, pencet bel lalu bilang "PAS".
# Kalo bocoran biasa terlalu mahal pilihan bocoran generik, mutu sama, harga lebih murah.
# Apapun ujiannya, minumnya tetap Teh Botol Sosro.
# kalo ketauan berbuat curang, segera buang semua barang yg nantinya bisa memberatkan persidangan anda! (makan kertas, hapus sms, musnahkan HP).
# Kalo udah gak bisa jawab, lambaikan tangan ke kamera.
#Ada baiknya semasa UN, lupain hal-hal lain yang bisa mengganggu konsentrasi belajar. Yang punya pacar, lebih baik putusin aja dulu.

* Jangan lupa berdoa! Yak, berdoa supaya ortu kamu ga ngusir kalo kamu gak lulus.
* Sebelum berdoa, bikin orang-orang untuk menzholimi kamu, karena doanya orang-orang yg terzholimi itu terkabulkan.

Sabtu, 14 April 2012

Sir Isaac Newton




Issac Newton saat berusia 46 tahun pada lukisan karya Godfrey Kneller tahun 1689.
Sir Isaac Newton FRS (lahir di Woolsthorpe-by-ColsterworthLincolnshire4 Januari 1643 – meninggal 31 Maret 1727 pada umur 84 tahun; KJ: 25 Desember 1642 – 20 Maret 1727) adalah seorang fisikawanmatematikawan, ahliastronomi, filsuf alam, alkimiawan, dan teolog yang berasal dari Inggris. Ia merupakan pengikut aliran heliosentris dan ilmuwan yang sangat berpengaruh sepanjang sejarah, bahkan dikatakan sebagai bapak ilmu fisika klasik.
Karya bukunya Philosophiæ Naturalis Principia Mathematica yang diterbitkan pada tahun 1687 dianggap sebagai buku paling berpengaruh sepanjang sejarah sains. Buku ini meletakkan dasar-dasar mekanika klasik. Dalam karyanya ini, Newton menjabarkan hukum gravitasi dan tiga hukum gerak yang mendominasi pandangan sains mengenai alam semesta selama tiga abad. Newton berhasil menunjukkan bahwa gerak benda di Bumi dan benda-benda luar angkasa lainnya diatur oleh sekumpulan hukum-hukum alam yang sama. Ia membuktikannya dengan menunjukkan konsistensi antara hukum gerak planet Kepler dengan teori gravitasinya. Karyanya ini akhirnya menyirnakan keraguan para ilmuwan akan heliosentrisme dan memajukan revolusi ilmiah.
Dalam bidang mekanika, Newton mencetuskan adanya prinsip kekekalan momentum dan momentum sudut. Dalam bidang optika, ia berhasil membangun teleskop refleksi yang pertama dan mengembangkan teori warna berdasarkan pengamatan bahwa sebuah kaca prisma akan membagi cahaya putih menjadi warna-warna lainnya. Ia juga merumuskan hukum pendinginan dan mempelajarikecepatan suara.
Dalam bidang matematika pula, bersama dengan karya Gottfried Leibniz yang dilakukan secara terpisah, Newton mengembangkan kalkulus diferensial dan kalkulus integral. Ia juga berhasil menjabarkan teori binomial, mengembangkan "metode Newton" untuk melakukan pendekatan terhadap nilai nol suatu fungsi, dan berkontribusi terhadap kajian deret pangkat.
Sampai sekarang pun Newton masih sangat berpengaruh di kalangan ilmuwan. Sebuah survei tahun 2005 yang menanyai para ilmuwan dan masyarakat umum di Royal Society mengenai siapakah yang memberikan kontribusi lebih besar dalam sains, apakah Newton atau Albert Einstein, menunjukkan bahwa Newton dianggap memberikan kontribusi yang lebih besar.

Masa-masa Awal

Isaac Newton dilahirkan pada tanggal 4 Januari 1643 [KJ: 25 Desember 1642] di Woolsthorpe-by-Colsterworth, sebuah hamlet (desa) di county Lincolnshire. Pada saat kelahirannya, Inggris masih mengadopsi kalender Julian, sehingga hari kelahirannya dicatat sebagai 25 Desember 1642 pada hari Natal. Ayahnya yang juga bernama Isaac Newton meninggal tiga bulan sebelum kelahiran Newton. Newton dilahirkan secara prematur; dilaporkan pula ibunya, Hannah Ayscough, pernah berkata bahwa ia dapat muat ke dalam sebuah cangkir (≈ 1,1 liter). Ketika Newton berumur tiga tahun, ibunya menikah kembali dan meninggalkan Newton di bawah asuhan neneknya, Margery Ayscough. Newton muda tidak menyukai ayah tirinya dan menyimpan rasa benci terhadap ibunya karena menikahi pria tersebut, seperti yang tersingkap dalam pengakuan dosanya: "Threatening my father and mother Smith to burn them and the house over them."

Newton pada tahun 1702

Isaac Newton (Bolton, Sarah K. Famous Men of Science. NY: Thomas Y. Crowell & Co., 1889)
Berdasarkan pernyataan E.T. Bell (1937, Simon and Schuster) dan H. Eves:
Newton memulai sekolah saat tinggal bersama neneknya di desa dan kemudian dikirimkan ke sekolah bahasa di daerah Grantham dimana dia akhirnya menjadi anak terpandai di sekolahnya. Saat bersekolah di Grantham dia tinggal di-kost milik apoteker lokal yang bernama William Clarke. Sebelum meneruskan kuliah di Universitas Cambridge pada usia 19, Newton sempat menjalin kasih dengan adik angkat William Clarke, Anne Storer. Saat Newton memfokuskan dirinya pada pelajaran, kisah cintanya dengan menjadi semakin tidak menentu dan akhirnya Storer menikahi orang lain. Banyak yang menegatakan bahwa dia, Newton, selalu mengenang kisah cintanya walaupun selanjutnya tidak pernah disebutkan Newton memiliki seorang kekasih dan bahkan pernah menikah.
Sejak usia 12 hingga 17 tahun, Newton mengenyam pendidikan di sekolah The King's School yang terletak di Grantham (tanda tangannya masih terdapat di perpustakaan sekolah). Keluarganya mengeluarkan Newton dari sekolah dengan alasan agar dia menjadi petani saja, bagaimanapun Newton tidak menyukai pekerjaan barunya. Kepala sekolah King's School kemudian meyakinkan ibunya untuk mengirim Newton kembali ke sekolah sehingga ia dapat menamatkan pendidikannya. Newton dapat menamatkan sekolah pada usia 18 tahun dengan nilai yang memuaskan.
Pada Juni 1661, Newton diterima di Trinity CollegeUniversitas Cambridge sebagai seorang sizar (mahasiswa yang belajar sambil bekerja). Pada saat itu, ajaran universitas didasarkan pada ajaran Aristoteles, namun Newton lebih memilih untuk membaca gagasan-gagasan filsuf modern yang lebih maju seperti Descartes dan astronom seperti Copernicus,Galileo, dan Kepler. Pada tahun 1665, ia menemukan teorema binomial umum dan mulai mengembangkan teori matematika yang pada akhirnya berkembang menjadi kalkulus. Segera setelah Newton mendapatkan gelarnya pada Agustus 1665, Universitas Cambridge ditutup oleh karena adanyaWabah Besar. Walaupun dalam studinya di Cambridge biasa-biasa saja, studi privat yang dilakukannya di rumahnya di Woolsthorpe selama dua tahun mendorongnya mengembangkan teorikalkulusoptika, dan hukum gravitasi. Pada tahun 1667, ia kembali ke Cambridge sebagai pengajar di Trinity.

Masa Dewasa

Matematika

Kebanyakan ahli sejarah percaya bahwa Newton dan Leibniz mengembangkan kalkulus secara terpisah. Keduanya pula menggunakan notasi matematika yang berbeda pula. Menurut teman-teman dekat Newton, Newton telah menyelesaikan karyanya bertahun-tahun sebelum Leibniz, namun tidak mempublikasikannya sampai dengan tahun 1693. Ia pula baru menjelaskannya secara penuh pada tahun 1704, manakala pada tahun 1684, Leibniz sudah mulai mempublikasikan penjelasan penuh atas karyanya. Notasi dan "metode diferensial" Leibniz secara universal diadopsi di Daratan Eropa, sedangkan Kerajaan Britania baru mengadopsinya setelah tahun 1820.
Dalam buku catatan Leibniz, dapat ditemukan adanya gagasan-gagasan sistematis yang memperlihatkan bagaimana Leibniz mengembangkan kalkulusnya dari awal sampai akhir, manakala pada catatan Newton hanya dapat ditemukan hasil akhirnya saja. Newton mengklaim bahwa ia enggan mempublikasi kalkulusnya karena takut ditertawakan. Newton juga memiliki hubungan dekat dengan matematikawan Swiss Nicolas Fatio de Duillier. Pada tahun 1691, Duillie merencanakan untuk mempersiapaan versi baru buku Philosophiae Naturalis Principia Mathematica Newton, namun tidak pernah menyelesaikannya. Pada tahun 1693 pula hubungan antara keduanya menjadi tidak sedekat sebelumnya. Pada saat yang sama, Duillier saling bertukar surat dengan Leibniz.
Pada tahun 1699, anggota-anggota Royal Society mulai menuduh Leibniz menjiplak karya Newton. Perselisihan ini memuncak pada tahun 1711. Royal Society kemudian dalam suatu kajian memutuskan bahwa Newtonlah penemu sebenarnya dan mencap Leibniz sebagai penjiplak. Kajian ini kemudian diragukan karena setelahnya ditemukan bahwa Newton sendiri yang menulis kata akhir kesimpulan laporan kajian ini. Sejak itulah bermulainya perselisihan sengit antara Newton dengan Leibniz. Perselisihan ini berakhir sepeninggal Leibniz pada tahun 1716.
Newton umumnya diakui sebagai penemu teorema binomial umum yang berlaku untuk semua eksponen. Ia juga menemukan identitas Newtonmetode Newton, mengklasifikasikan kurva bidang kubik, memberikan kontribusi yang substansial pada teori beda hingga, dan merupakan yang pertama untuk menggunakan pangkat berpecahan serta menerapkan geometri koordinat untuk menurunkan penyelesaian persamaan Diophantus.
Ia dipilih untuk menduduki jabatan Lucasian Professor of Mathematics pada tahun 1669. Pada saat itu, para pengajar Cambridge ataupun pengajar Oxford haruslah seorang pastor Anglikan yang telah ditahbiskan. Namun, jabatan profesor Lucasian mengharuskan pula pejabatnya tidak aktif dalam gereja. Oleh karena itu, Newton berargumen bahwa ia seharusnyalah dibebaskan dari keharusan penahbisan. Raja Charles II menerima argumen ini dan memberikan persetujuan, sehingga konflik antara pandangan keagamaan Newton dengan gereja Anglikan dapat dihindari.

Optika


Replika teleskop refleksi kedua Newton yang ia presentasikan ke Royal Society pada tahun 1672
Dari tahun 1670 sampai dengan 1672, Newton mengajar bidang optika. Semasa periode ini, ia menginvestigasirefraksi cahaya, menunjukkan bahwa kaca prisma dapat membagi-bagi cahaya putih menjadi berbagai spektrum warna, serta lensa dan prisma keduanya akan menggabungkan kembali cahaya-cahaya tersebut menjadi cahaya putih.
Dia juga menunjukkan bahwa cahaya berwarna tidak mengubah sifat-sifatnya dengan memisahkan berkas berwarna dan menyorotkannya ke berbagai objek. Newton mencatat bahwa tidak peduli apakah berkas cahaya tersebut dipantulkan, dihamburkan atau ditransmisikan, warna berkas cahaya tidak berubah. Dengan demikian dia mengamati bahwa warna adalah interaksi objek dengan cahaya yang sudah berwarna, dan objek tidak menciptakan warna itu sendiri. Ini dikenal sebagai teori warna Newton
Dari usahanya ini dia menyimpulkan bahwa lensa teleskop refraksi akan mengalami gangguan akibatdispersi cahaya menjadi berbagai warna (aberasi kromatik). Sebagai bukti konsep ini dia membangun teleskop menggunakan cermin sebagai objektif untuk mengakali masalah tersebut. Pengerjaan rancangan ini, teleskop refleksi fungsional pertama yang dikenal, yang sekarang disebut sebagai teleskop Newton melibatkan pemecahan masalah bagaimana menemukan bahan cermin yang cocok serta teknik pembentukannya. Newton menggosok cerminny sendiri dari komposisi khusus logam spekulum yang sangat reflektif, menggunakan cincin Newton untuk menilai mutu optika teleskopnya. Pada akhir 1668 dia berhasil memproduksi teleskop pantul pertamanya. Pada tahun 1671 Royal Society meminta demonstrasi teleskop pantulnya. Minat mereka mendorongnya untuk menerbitkan catatannya, On Colour (Tentang Warna), yang kemudian dikembangkannya menjadi Opticks.
Ketika Robert Hooke mengkritik beberapa gagasan Newton, dia begitu tersinggung sehingga dia menarik diri dari depan publik. Newton dan Hooke berkomunikasi singkat pada tahun 1679-1680, ketika Hooke, yang ditunjuk untuk mengelola korespondensi Royal Society, menulis surat yang dimaksudkan untuk memperoleh sumbangan dari Newton untuk penerbitan Royal Society, yang mendorong Newton untuk menyelesaikan bukti bahwa orbit elips planet merupakan hasil dari gaya sentripetal yang berbanding terbalik dengan kuadrat vektor jari-jari (lihat hukum gravitasi Newton) dan De motu corporum in gyrum). Namun hubungan kedua ilmuwan tersebut umumnya tetap buruk sampai saat kematian Hooke.
Newton berargumen bahwa cahaya terdiri dari partikel atau corpuscles, yang direfraksikan dengan percepatan ke dalam medium yang lebih rapat. Dia condong kepada teori gelombang seperti suara untuk menerangkan pola berulang pemantulan dan transmisi oleh film tipis (Opticks Bk.II, Props. 12), tapi masih mempertahankan teori 'fits' yang menentukan apakah corpuscles dipantulkan atau diteruskan. Para fisikawan kemudian lebih menyukai teori gelombang murni untuk cahaya untu menjelaskan pola interferensi, dan fenomena umum difraksiMekanika kuantumfoton, dan dualisme gelombang-partikel dewasa ini hanya memiliki kemiripan sedikit saja dengan pemahaman Newton terhadap cahaya.
Dalam Hypothesis of Light yang terbit pada tahun 1675, Newton mendalilkan keberadaan eter untuk menghantarkan gaya antarpartikel. Kontak dengan Henry More, seorang teosofis, membangkitkan minatnya dalam alkimia. Dia mengganti eter dengan gaya gaib yang didasarkan kepada gagasanhermetis tentang gaya tarik dan tolak antara partikel. John Maynard Keynes, yang memperoleh banyak tulisan Newton tentang alkimia, menyatakan bahwa "Newton bukanlah orang pertama dari Abad Pencerahan (Age of Reason): beliau adalah ahli sihir terakhir." Minat Newton dalam alkimia tidak dapat dipisahkan dari sumbangannya terhadap ilmu pengetahuan; namun tampaknya dia memang meninggalkan penelitian alkimianya. (Ini adalah ketika tidak ada perbedaan yang jelas antara alkimia dan sains). Bila saja dia tidak mengandalkan gagasan gaib aksi pada suatu jarak, dalam ruang hampa, dia mungkin tidak akan mengembangkan teori gravitasinya. (Lihat pula studi ilmu gaib Isaac Newton).
Pada tahun 1704 Newton menerbitkan Opticks, yang menguraikan secara terperinci teori korpuskular tentang cahaya. Dia menganggap cahaya terbuat partikel-partikel (corpuscles) yang sangat halus, bahwa materi biasa terdiri dari partikel yang lebih kasar, dan berspekulasi bahwa melalui sejenis transmutasi alkimia "mungkinkah benda kasar dan cahaya dapat berubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain, ... dan mungkinkah benda-benda menerima aktivitasnya dari partikel cahaya yang memasuki komposisinya?" ("Are not gross Bodies and Light convertible into one another, ...and may not Bodies receive much of their Activity from the Particles of Light which enter their Composition?" (Newton juga membangun bentuk primitif generator elektrostatik gesek, menggunakan bulatan gelas (Optics, 8th Query).
Di dalam artikel berjudul "Newton, prisms and the 'opticks' of tunable lasers diindikasikan bahwa Newton dalam bukunya Opticks adalah yang pertama kali menunjukkan diagram penggunaan prisma sebagai pengekspansi berkas cahaya. Dalam buku yang sama dia memerikan, lewat diagram, penggunaan susunan prisma berganda. Sekitar 278 tahun setelah diskusi oleh Newton, pengekspansi prisma berganda menjadi pokok dari pengembangan laser tertalakan lebargaris sempit. Penggunaan prisma pengekspansi berkas ini berakibat terhadap pengembangan teori dispersi prisma berganda.

Mekanika dan gravitasi


Salinan buku Principia milik Newton sendiri, dengan koreksi tulisan tangan untuk edisi kedua
Pada tahun 1679 Newton kembali mengerjakan mekanika benda langit, yaitu gravitasi dan efeknya terhadap orbitplanet-planet, dengan rujukan terhadap hukum Keplertentang gerak planet. Ini dirangsang oleh pertukaran surat singkat pada masa 1679-80 dengan Hooke, yang telah ditunjuk untuk mengelola korespondensi Royal Society, dan membuka korespondensi yang dimaksudkan untuk meminta sumbangan dari Newton terhadap jurnal ilmiah Royal Society. Bangkitnya kembali ketertarikan Newton terhadap astronomi mendapatkan rangsangan lebih lanjut dengan munculnya komet pada musim dingin 1680-1681,yang dibahasnya dalam korespondensi dengan John Flamsteed. Setelah diskusi dengan Hooke, Newton menciptakan bukti bahwa bentuk elips orbit planet akan berasal dari gaya sentripetal yang berbanding terbalik dengan kuadrat vektor jari-jari. Newton mengirimkan hasil kerjanya ini keEdmond Halley dan ke Royal Society dalam De motu corporum in gyrum, sebuah risalah yang ditulis dalam 9 halaman yang disalin ke dalam buku register Royal Society pada Desember 1684 Risalah ini membentuk inti argumen yang kemudian akan dikembangkan dalam Principia.
Principia dipublikasikan pada 5 Juli 1687 dengan dukungan dan bantuan keuangan dari Edmond Halley. Dalam karyanya ini Newton menyatakan hukum gerak Newton yang memungkinkan banyak kemajuan dalam revolusi Industri yang kemudian terjadi. Hukum ini tidak direvisi lagi dalam lebih dari 200 tahun kemudian, dan masih merupakan pondasi dari teknologi non-relativistik dunia modern. Dia menggunakan kata Latin gravitas (berat) untuk efek yang kemudian dinamakan sebagai gravitasi, dan mendefinisikan hukum gravitasi universal.
Dalam karya yang sama, Newton mempresentasikan metode analisis geometri yang mirip dengan kalkulus, dengan 'nisbah pertama dan terakhir', dan menentukan analisis untuk menentukan (berdasarkan hukum Boyle) laju bunyi di udara, menentukan kepepatan bentuk sferoid Bumi, memperhitungkan presesi ekuinoks akibat tarikan gravitasi bulan pada kepepatan Bumi, memulai studi gravitasi ketidakteraturan gerak Bulan, memberikan teori penentuan orbit komet, dan masih banyak lagi.
Newton memperjelas pandangan heliosentrisnya tentang tata surya, yang dikembangkan dalam bentuk lebih modern, karena pada pertengahan 1680-an dia sudah mengakui Matahari tidak tepat berada di pusat gravitasi tata surya. Bagi Newton, titik pusat Matahari atau benda langit lainnya tidak dapat dianggap diam, namun seharusnya "titik pusat gravitasi bersama Bumi, Matahari dan Planet-planetlah yang harus disebut sebagai Pusat Dunia", dan pusat gravitasi ini "diam atau bergerak beraturan dalam garis lurus".(Newton mengadopsi pandangan alternatif "tidak bergerak" dengan memperhatikan pandangan umum bahwa pusatnya, di manapun itu, tidak bergerak.
Postulat Newton aksi-pada-suatu-jarak yang tidak terlihat menyebabkan dirinya dikritik karena memperkenalkan "perantara gaib" ke dalam ilmu pengetahuan. Dalam edisi kedua Principia (1713) Newton tegas menolak kritik tersebut dalam bagian General Scholium di akhir buku. Dia menulis bahwa cukup menyimpulkan bahwa fenomena tersebut menyiratkan tarikan gravitasi, namun hal tersebut tidak menunjukkan sebabnya. Tidak perlu dan tidak layak merumuskan hipotesis hal-hal yang tidak tersirat oleh fenomena itu. Di sini Newton menggunakan ungkapannya yang kemudian terkenal, Hypotheses non fingo.
Berkat Principia, Newton diakui dunia internasional. Dia mendapatkan lingkaran pengagum, termasuk matematikawan kelahiran Swiss Nicolas Fatio de Duillier, yang menjalin hubungan yang intens dengannya sampai 1693, saat hubungan tersebut mendadak berakhir. Pada saat bersamaan Newton menderita gangguan saraf.

Masa tua


Isaac Newton dalam usia senja, potret tahun 1712, oleh Sir James Thornhill

Lambang pribadi Sir Isaac Newton
Pada dasawarsa 1690-an, Newton menulis sejumlah risalah keagamaan yang membahas penafsiran harfiah Alkitab. Kepercayaan Henry More tentang Alam Semesta dan penolakandualisme Cartesian mungkin telah mempengaruhi gagasan-gagasan keagamaan Newton. Naskah yang dia kirim ke John Locke yang berisi bantahan terhadap eksistensi Trinitas tidak pernah diterbitkan. Karya-karya akhirnya, The Chronology of Ancient Kingdoms Amended (1728) dan Observations Upon the Prophecies of Daniel and the Apocalypse of St. John (1733) diterbitkan setelah kematiannya. Dia juga mencurahkan waktu cukup banyak untuk studi alkimia.
Newton adalah anggota Parlemen Inggris dari tahun 1689 sampai 1690, dan pada tahun 1701. Namun menurut beberapa laporan komentarnya di parlemen hanyalah keluhan tentang aliran udara dingin dalam ruangan dan permintaan agar jendela ditutup.
Newton pindah ke London untuk menempati posisi pengawas Percetakan Uang Logam Kerajaan (Royal Mint) pada tahun 1696, posisi yang didapatkannya berkat dukungan Charles Montagu, Earl Pertama Halifax, yang pada saat itu menjabat Chancellor of Exchequer. Dia bertanggung jawab atas pencetakan kembali uang logam Inggris, tugas yang sebenarnya tumpang tindih dengan Lord Lucas, Gubernur Menara London. Dia juga mendapatkan pekerjaan deputi pengawas cabang sementara Chester untuk Edmond Halley. Newton menjadi Empu Percetakan Uang Logam (Master of Mint) yang paling terkenal setelah kematian Thomas Neale pada tahun 1699, posisi yang tetap dijabatnya sampai akhir hayatnya. Penunjukan ini sebenarnya dimaksudkan sebagai pekerjaan ringan, namun Newton memperlakukannya sebagai tugas serius, dan pensiun dari kewajibannya di Cambridge pada tahun 1701, dan menggerakkan kekuasaannya untuk mereformasi mata uang dan menghukum pemalsu dan pemotong uang logam.
Sebagai Empu Percetakan Uang Logam pada tahun 1717 Newton memindahkan standarPoundsterling ke standar perak dari standar emas, dengan menentukan hubungan bimetalik antara koin emas dan koin perak yang menguntungkan koin emas. Ini menyebabkan koin perak serling dilebur dan dikapalkan ke luar Britania. Newton diangkat sebagai Presiden Royal Society pada tahun 1703 dan menjadi rekan dari Akademi Ilmu Pengetahuan Perancis (Académie des Sciences). Pada kedudukannya di Royal Society, Newton menjadi bermusuhan dengan John Flamsteed, Astronom Kerajaan, dengan menerbitkan secara prematur karya Flamsteed, Historia Coelestis Britannica, yang telah digunakan oleh Newton dalam studinya.
Pada April 1705 Ratu Anne mengangkat Newton sebagai Kesatria pada saat kunjungan ke Trinity College, Cambridge. Pengangkatan ini kemungkinan didorong oleh perhitungan politik sehubungan dengan pemilihan Parlemen pada bulan Mei 1705, daripada pengakuan karya-karya ilmiah Newton ataupun jasanya sebagai Empu Percetakan Uang Logam. Newton adalah ilmuwan kedua yang diangkat sebagai kesatria, setelah Francis Bacon.
Mendekati akhir hayatnya, Newton bertempat tinggal di Cranbury Park, dekat Winchester dengan kemenakan perempuan dan suaminya, sampai wafatnya pada tahun 1727. Newton wafat dalam tidurnya di London pada tanggal 31 Maret 1727[OS: 20 March 1726], dan dikebumikan di Westminster Abbey. Kemenakannya Catherine Barton Conduitt, bertindak sebagai tuan rumah pada saat-saat urusan sosial di rumhnya di Jermyn Street di London. Dia adalah "pamannya yang sangat penyayang," menurut surat Newton kepada Catherine Barton pada saat kemenakannya itu sedang memulihkan diri dari penyakit cacar. Newton yang tetap melajang telah membagi-bagikan sebagian besar harta miliknya kepada sanak keluarganya pada tahun-tahun terakhirnya, dan wafat tanpa meninggalkan warisan.
Setelah kematiannya, tubuh Newton ditemukan mengandung sejumlah besar raksa, mungkin sebagai akibat studi alkimianya. Keracunan air raksa dapat menjelaskan keeksentrikan Newton di akhir hayatnya.

Daftar karya Newton